Minggu, 11 Oktober 2015

Kerajinan dari Bahan Limbah

I.  TEORI

      Kerajinan merupakan sesuatu hal yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan / kerajinan tangan. Sedangkan limbah adalah barang yang oleh sebagian orang dianggap tidak bernilai. Sehingga, kerajinan dari bahan limbah merupakan kegiatan menghasilkan produk / barang melalui keterampilan tangan dengan bahan dasr berupa bahan limbah.
        Terdapat bermacam-macam bahan limbah yang dapat dijadikan kerajinan. Seperti : cangkang telur, batok kelapa, kerang, tutup botol, plastik, kaleng, dll. Bahan limbah di atas merupakan elemen utama dalam membuat kerajinan ini. Artinya, berfungsi sebagai hiasan produk kerajinan.
      Dalam beberapa contoh yang telah disebutkan anda dapat memilih tutup botol sebagai elemen utama. Karena, tutup botol memiliki tekstur yang mudah dibentuk. Tutup botol juga sudah memiliki warna, jadi anda tidak perlu repot-repot untuk mewarnainya. Selain itu, dilihat dari sumbernya, totop botol cocok digunakan oleh anda yang mayoritas tinggal di perkotaan. Beberapa alasan inilah yang mungkin dapat anda pertimbangkan.
       Setelah anda telah dapat mengenali apa itu kerajinan dari bahan limbah dan keunikan dari materi/bahan limbah yang anda pilih, selanjutnya anda harus paham bagaimana proses penciptaan kerajinan tersebut. Pertama, yang harus anda lakukan adalah
  1. Pembahanan, ( misal : tutup botol ) Terdiri atas proses pencucian botol dan pengelapannya.
  2. Pembentukan, Jika benuk yang anda inginkan adalah selain bulat, anda pasti akan     memotongnya. Inilah yang terjadi dalam proses pembentukan.
  3. Perakitan, Merangkainya benjadi suatu bentuk.
  4. Finishing, Mempercantik karya anda.

II.  PRAKTEK

         Setelah anda mengenal apa itu kerajinan dari bahan limbah, bagaimana karakter bahan yang anda gunakan serta anda sudah mengetahui urutannya secara baik, maka jangan sungkan-sungkan untuk berkreasi ! Tidak perlu bingung. Tutup botol dapat anda bentuk menjadi apa saja. Seperti mobil-mobilan, bandul kalung, tempat menempatkan spidol, hiasan dinding, hiasan bingkai, dll. Seakarang, saya akan memberikan 1 rekomendasi untuk anda. Berikut :


HANG-FLOWER 

A. Alat dan Bahan
  1.  Tutup botol
  2. Kardus
  3. Double Tip
  4. Gunting
  5.  Cutter
  6. Organ jam
  7. Pulpen



B. Langkah Pengerjaan
  1.  Cuci tutup botol hingga bersih.



 

      2.  Keringkan tutup botol dengan menggunakan lap.







     3.  Siapkan tutup botol dan buat pola bunga.
 



  

       4.  Lakukan 4 kali.





       5.  Siapkan double tip.






      6.  Ambil tutup botol, dan lapisi selimut nya dengan double tip.
 






 
      7.  Lakukan hal yang sama pada setiap tutup botol.






      8.  Lepaskan double tip, hingga tersisa bagian lemnya saja.







      9.  Tempelkan setiap tutup botol hingga membentuk pola bunga.








      10.  Siapkan organ jam.






      11.  Dan Lubangi satu tutup botol untuk dijadikan penyangga jarum jam.







    12.  Siapkan pulpen.





 13.  Bentuk pola sesuai gabungan dari rangkaian bunga-bunga tersebut.






     14.  Gunakan gunting untuk memotongnya. Anda dapat menggunkan cutter untuk merapihkannya.






    15.   Setelah pola terbentuk, berikan double tip! Ini digunakan sebagai tempat menempelkan rangkaian bunga tadi.








    16.  Jangan lupa memberikan baterai jamnya yaa






     17.  Setelah double tip pada alas dibuka, mulai tempelkan semua komponen.






     18.  Hang-Flower dapat digunakan!






      Selamat mencoba!  Jangan lupakan keselamatan dari pengerjaannya ya! Harap diperhatikan juga sampahnya!  Terimakasih sudah membantu bumi ini menjadi lebih bersih, polusi tanah pun berkurang. Mari kita bersama-sama menjadi remaja yang peduli akan masa depan!


HIDUP REUSE-REDUCE-RECYCLE !!!

 Terima kasih:)